Cara Pembenihan Untuk Ikan Lele Dumbo

Sunday, October 9th, 2016 - Info Lainnya
Tunggu, sedang memuat Cara Pembenihan Untuk Ikan Lele Dumbo...

Cara Pembenihan Untuk Ikan Lele Dumbo telah diperbaharui pada bulan Desember 2016

Tips Cara Pembenihan Untuk Ikan Lele DumboKarena ikan lele dumbo tidak termasuk ikan asli indonesia, maka tentu saja benihnya tidak tersedia di alam. Agar benih ikan lele dumbo dapat diperoleh secara teratur, artinya tepat waktu dan jumlahnya sesuai dengan kebutuhan dan tidak tergantung orang lain, maka sebaiknya dalam budidaya secara intensif ini hendaknya dilakukan pembenihan sendiri. Pembenihan ikan lele dumbo dapat dilakukan sepanjang tahun, baik dilakukan secara ilmiah maupun secara buatan melalui suntikan yang lebih dikenal dengan teknik hipofisasi.

A. Pemilihan Induk Ikan Lele Dumbo

Agar dalam pembenihan didapatkan benih atau bibit unggul, maka perlu dilakukan pemilihan induk yang benar-benar sehat, sudah dewasa dan matang telur. Induk ikan lele dumbo yang akan dipijahkan harus memenuhi persyaratan sebagai berikut.

  1. Berumur kira-kira 1,5 tahun.
  2. Perbandingan antara panjang kepala dengan panjang badan minimal 1 : 4,5
  3. Berat badan minimal 300 gram per ekor.
  4. Harus dalam keadaan sehat, gerakannya gesit dan lincah.

Untuk membedakan induk ikan lele dumbo jantan dan betina dapat diketahui sebagai berikut.

Induk Ikan Lele Dumbo Betina.

  • Alat kelamin bentuknya bulat, lubangnya agak besar dan berwarna kemerahan.
  • Gerakannya agak lamban
  • Perut menggelembung bila diurut akan keluar cairan berwarna bening ke kuningan. Pada saat matang telur, perut lebih besar dari pada biasanya karena berisi telur.
  • Sirip punggung polos.

Induk Ikan Lele Dumbo Jantan.

  • Alat kelamin berbentuk oval dan berupa tonjolan keluar.
  • Gerakannya lincah atau gesit.
  • Perut ramping, bila diurut akan keluar sperma berwarna putih seperti santan.
  • Pada sirip punggung terdapat bintik-bintik hitam.

B. Pemeliharaan Induk Ikan Lele Dumbo.

Sebelum induk lele dumbo dipijahkan, sambil menunggu matang telur, maka induk-induk yang telah dipilih tersebut perlu dipelihara sebaik-baiknya di dalam kolam penampung induk. Tujuan dari pemeliharaan induk ini nantinya agar didapatkan induk ikan lele dumbo yang sehat dan tidak jumlahnya maksimal. Di dalam kolam penampungan induk ikan lele dumbo yang telah disiapkan dan sudah tumbuh pakan alami, induk boleh dimasukkan. Pemasukan induk dilakukan dengan hari-hari agar tidak terjadi stres dan secara perlahan-lahan mampu melakukan adaptasi. Selama di dalam kolam penampungan, sambil menunggu matang telur, harus diberi pakan tambahan yang kandungan proteinnya tinggi ( tidak kurang dari 35 persen ) atau dapat juga diberi cincangan daging bekicot dan cacing. Air kolam diatur sedemikian rupa sehingga air kolam dapat berganti secara keseluruhan setiap minggunya.

cara-pembenihan-untuk-ikan-lele-dumbo

C. Cara pemijahan Secara Alami.

Dalam pemijahan secara alami, rangsangan diberikan secara alami, dengan cara membuat kondisi kolam sedemikian rupa sehingga sesuai dengan kondisi perairan alam tempat ikan lele dumbo memijah di dalm, caranya sebagai berikut.

  1. Di dalam bak pemijahan yang berukuran 3x3x0,5 meter yang telah dibersihkan, diisi air sampai ketinggian 30-40cm. Kemudian diberi ijuk sebagai tempat menempelnya  telur ( kakaban ) kira-kira menutupi 25 persen dari seluruh luas permukaan kolam. Dipasang sedemikian rupa, sehingga kakaban ini berada 5-10 cm di atas dasar kolam.
  2. Beberapa pasang induk ( 3-4 pasang ) yang sudah matang telur dan siap memijah dimasukkan dan ditutup dengan papan atau dedaunan agar suasana di dalam kolam teduh dan gelap.
  3. Biarkan semalam kira-kira 24 jam sampai terjadi pemijahan. Pemijahan biasanya berlangsung pada sore atau malam hari.
  4. Telur yang sudah dibuahi berwarna hijau gelap, akan menempel pada kakaban. Selanjutnya bersama kakaban tersebut dipindahkan ke kolam penetesan yang telah diisi air dengan kedalaman 20-30 cm. Sewaktu memindahkan kakaban ini hendaknya dilakukan dengan hati-hati agar telur ikan lele dumbo tidak terkena sinar matahari secara langsung.
  5. Selama waktu 24 jam berikutnya, biasanya telur-telur ini sudah menetas, sehingga kakaban harus diambil.

D. Cara Pemijahan Dengan Suntikan.

Pada pemijahan dengan suntikan atau lebih dikenal dengan menggunakan teknik hipofisasi, rangsangan diberikan dengan cara menyuntikkan ekstrak kelenjar hipofisis ke dalam tubuh induk ikan lele dumbo, baik induk jantan maupun induk betina. Kolam atau bak yang digunakan ukurannya relatif kecil atau dapat menggunakan bak yang merangkap sebagai bak penetasan telur seperti pada pemijahan secara alami. Di dalam bak tersebut juga diberi kakaban sebagai tempat menempelnya telur setelah dibuahi.

Bahan-bahannya.

  1. Ikan lele dumbo donor yang sudah dewasa.
  2. Akuades.
  3. Larutan garam fisiologis.
  4. Alkohol 70 persen.

Alat-alatnya.

  1. Satu set alat suntik ( spuite ).
  2. Gelas ukur.
  3. Alat penggerus jaringan ( tissue grinder ).
  4. Gunting, pisau, dan pinset.
  5. Alat pengendap ( sentrifus ).
  6. Kapas atau alat pembersih.
  7. Seser.
  8. Ember.
  9. Baskom.
  10. Papan untuk alas ( talenan ).
  11. Timbangan.

Dosis Penyuntikannya.

Induk betina disuntikan dengan 3 dosis, dilakukan 2 kali, suntikan pertama 2 dosis dan suntikan ke 1 dosis. Sedangkan induk ikan lele dumbo jantan di suntik 1 dosis dilakukan bersama dengan penyuntikan kedua pada induk betina. Yang dimaksud dengan satu dosis adalah jumlah ikan donor yang beratnya sama dengan berat induk yang disuntikan.

Cara Pelaksanaannya.

  1. Semua peralatan yang akan digunakan dicuci bersih dan dicucihamakan menggunakan larutan alkohol 70 persen.
  2. Tangkap induk ikan lele dumbo dari kolam penampungan pisahkan antara induk jantan dan betina, kemudian masing-masing ditimbang dan dicatat beratnya.
  3. Tangkap ikan donor yang akan diambil kelenjar hipofisisnya. Donor yang akan digunakan untuk menyuntikkan induk betina beratnya 3 kali berat induk betina, kemudian dibagi menjadi satu bagian dan dua bagian sedangkan donor yang digunakan untuk menyuntik induk jantan beratnya sama dengan berat jantan.
  4. Ambil 1 bagian ikan donor yang akan digunakan untuk induk betina, kemudian dipotong kepalanya.
  5. Buka tengkoraknya dengan menggunakan pisau, dimulai dari bagian tepat di atas hidung, ke arah belakang lewat bagian diatas mata.
  6. Setelah terbuka, angkat otaknya, sehingga akan terlihat kelenjar hipofisisnya, berwarna putih seperti butiran beras yang sangat kecil. Ambil kelenjar hipofisis tersebut dengan menggunakan pinset.
  7. Bersihkan dari kotoran terutama sisa-sisa darah dengan menggunakan kapas, kemudian dimasukkan ke dalam gelas penggerus untuk dihaluskan.
  8. Setelah benar-benar halus tambahkan 1 cc gram fisiologis atau akuades ( air minum ).
  9. Ambil hasil penggerusan tersebut, masukkan ke dalam tabung pengendap ( santrifus ), selanjutnya diendapkan dengan cara memutar tabung pengendap tersebut selama kira-kira 15 menit.
  10. Setelah itu ambil tabung tersebut, bila diamati secara cermat maka akan terlihat adanya perbedaan antara cairan yang keruh dibagian bawah tabung dan cairan yang bening di bagian atas.
  11. Ambil sebagian yang bening dengan menggunakan alat suntik ( spuite ), hati-hati agar bagian yang keruh tidak ikut tersedot.
  12. Suntikan cairan tersebut ke dalam tubuh induk betina. Penyuntikan dilakukan pada bagian punggung tepat di atas alat kelamin, arah jarum miring 45 derajat ke arah kepala.
  13. Setelah induk betina disuntik, diberok ( dipisahkan dari induk yang lain ) di dalam bak yang kecil ( bukan bak pemijahan ), dibiarkan selama kira-kira 4 jam.
  14. Setelah 4 jam, disuntik lagi dengan ekstrak kelenjar hipofisis yang diambil dari dua bagian ( dua dosis ) ikan lele dumbo donor yang telah dipersiapkan sebelumnya dengan cara tersebut di atas.
  15. Bersamaan dengan itu induk jantan juga disuntik tetapi dengan satu dosis. Pembuatan ekstrak kelenjar hipofisis pada penyuntikan kedua bagi induk betina dan penyuntikan pertama induk jantan, dilakukan seperti pada penyuntikan pertama bagi induk betina seperti tersebut diatas.
  16. Setelah kedua induk lele dumbo disuntik, kemudian dilepaskan di dalam bak pemijahan yang telah dipersiapkan terlebih dahulu. Tunggu selama beberapa jam, sampai terjadi pemijahan. Pemijahan biasanya terjadi pada sore hari atau malam hari ( 8 jam setelah penyuntikan pertama pada induk betina ).
  17. Setelah terjadi pemijahan, telur biasanya akan menyambar dan menempel di kakaban. Telur yang telah dibuahi berwarna putih ( bening ). Telur yang tidak dibuahi akan muda terserang jamur, untuk itu harus segera dibuang.
  18. Selama menunggu menetesnya telur, sebaiknya kedua induk dipindahkan ke dalam kolam penampungan.
  19. Telur ini akan menetes menjadi anak lele dumbo ( burayak ) setelah 1-2 hari kemudian.
  20. Sampai berumur 3 hari setelah menetes, burayak belum memerlukan makanan tambahan, sebab masih mempunyai makanan cadangan yang disebut kuning telur.
  21. Setelah makanan cadangan ini habis, burayak harus diberi makanan tambahan, berupa kuning telur ayam yang sudah di rebus atau kutu air.

E. Pemeliharaan Benih Ikan Lele Dumbo.

Setelah benih atau anak ikan lele dumbo berumur 10 hari, biasanya sudah aktip berenang, sehingga memerlukan tempat yang lebih luas. Oleh karena itu benih ikan lele dumbo sebaiknya dipindahkan ke kolam pemeliharaan benih. Pemindahan benih ini harus dilakukan dengan hati-hati sebab pada umur ini benih tersebut sangat peka dan mudah mengalami stres, sehingga tingkat kematiannya tinggi.

  1. Kolam pemeliharaan benih yang sudah dibersihkan diisi air bersih dengan kedalaman 20-30 cm.
  2. Benih ikan lele dumbo ditangkap dari kolam penetesan dengan seser halus kemudian diwadahi ember yang telah diisi air bersih.
  3. Ember tersebut kemudian dimasukkan ke dalam kolam pemeliharaan benih dalam posisi miring, sehingga air kolam akan masuk ke dalam ember sedikit demi sedikit.
  4. Setelah suhu air di dalam ember sama dengan suhu air di dalam kolam, maka benih dapat dilepas ke dalam kolam pemeliharaan benih dengan cara menarik ember tersebut dari kolam pemeliharaan.
  5. Selama di dalam kolam mini, benih dapat diberi pakan tambahan dalam bentuk tepung atau kutu air dan cacing rambut.
  6. Pemeliharaan di kolam mini dapat berlangsung selama 3-4 hari.

Demikianlah untuk informasi Cara Pembenihan Untuk Ikan Lele Dumbo yang dapat saya sajikan kepada anda semua dan tunggu informasi terbaru selanjutnya. Saya ucapkan banyak terima kasih kepada anda semua yang sudah berkunjung ke website saya ini junpancing.com untuk mengetahui informasi Harga Alat Pancing, Cara Membuat Umpan Ikan dan Cara Budidaya Ikan. Semoga artikel yang sudah Om Jun buat ini dapat bermanfaat untuk anda semua. (Amin)

Kata Kunci Pencarian:

umpan mancing ikan lohan, umpan pancing ikan lohan, umpan ikan nilem/rancak dan ikan nila, tempat penjualan bekicot, cara mencari ikan louhan, Cara masang cicak pada mata kail, induk lele olx, minyak zaitun intuk essense pancing, Sarkamut, tempat pemancingan di sidareja