Cara Pemberian Pakan, Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Ikan Lele Dumbo

Monday, September 26th, 2016 - Info Lainnya
Tunggu, sedang memuat Cara Pemberian Pakan, Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Ikan Lele Dumbo...

Cara Pemberian Pakan, Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Ikan Lele Dumbo telah diperbaharui pada bulan Desember 2016

A. Pemberian Pakan Untuk Ikan Lele Dumbo.

Cara Pemberian Pakan, Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Ikan Lele Dumbo – Pemberian pakan dalam suatu usaha budidaya ikan bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ikan yang dipelihara. Hal ini penting dikarenakan selain pakan berperan dalam memacu pertumbuhan juga berpengaruh terhadap kelangsungan hidup dan perkembangbiakan ikan. Pada dasarnya pakan ikan dapat digolongkan menjadi dua golongan, yaitu pakan alami dan pakan buatan. Biasanya pakan alami diberikan kepada ikan pada saat ikan masih pada tingkat burayak sampai benih di kolam pendederan. Sedangkan pakan buatan diberikan pada saat pembesaran. Tetapi hal ini tidaklah mutlak, sebab kedua jenis pakan ini selalu dibutuhkan oleh ikan pada semua umur dan ukuran ikan.

B. Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Ikan Lele Dumbo.

Seperti halnya pada usaha budidaya ikan lele dumbo juga sangat sulit untuk menghindarkan diri dari ancaman serangan berbagai jenis penyakit. Terjadinya serangan penyakit biasanya didahului dengan menurunnya daya tahan tubuh ikan akibat dari menurunnya kondisi lingkungan makanan dan lain-lain sehingga kondisi tubuhnya tidak mampu lagi untuk menangkal timbulnya serangan penyakit. Oleh karena itu untuk mencegah timbulnya serangan penyakit perlu dilakukan sebagai upaya agar kondisi lingkungan, terutama kualitas air tetap terjaga sebaik-baiknya setiap saat. Selain itu kesuburan kolam harus dijaga agar selalu tersedia pakan alami, serta pakan yang diberikan harus terjaga kualitasnya.

Demikian juga keadaan kolam harus selalu dijaga agar tidak menimbulkan hal-hal yang dapat merugikan kesehatan ikannya, misalnya dinding kolam yang kasar yang dapat menyebabka kulit ikan lecet-lecet dan luka. Penanganan ikan harus hati-hati agar tubuh ikan tetap mulus dan sehat. Beberapa faktor yang dapat merugikan ikan, harus dihindari dalam rangka pencegahan timbulnya penyakit. Faktor-faktor ini antara lain sebagai berikut.

a. Kondisi lingkungan yang tidak cocok, mislanya :

  1. Derajat keasaman ( PH ) air kolam yang terlalu tinggi atau rendah.
  2. Kekurangan kandungan oksigen atau kelebihan kandungan karbondioksida sehingga akan mengganggu proses pernapasan dan metabolisme di dalam tubuh ikan.
  3. Perubahan suhu air yang terjadi secara mendadak.
  4. Adanya gas-gas beracun, misalnya amoniak, asam belerang, dan lain-lain di dalam air yang dapat mematikan.
  5. Air kolam terlalu keruh, sehingga akan mengganggu pernapasan ikan.

b. Faktor makanan yang kurang sesuai, misalnya :

  1. Kandungan gizinya kurang atau tidak mengandung vitamin.
  2. Bahan makanan yang busuk dan mengandung racun.
  3. Jumlah pakan yang diberikan kurang atau tidak disukai sehingga ikan tidak mau memakannya.

c. Lain-lain, misalnya terjadinya cacat tubuh karena gesekan dengan dinding kolam atau penanganan yang kurang baik atau karena saling menyerang antar sesama.

Faktor-faktor diatas, selain dapat menurunkan ketahanan tubuh ikan juga dapat memacu pertumbuhan hewan-hewan predator dan hewan parasit, sehingga proses serangan penyakit dapat terjadi lebih cepat.

Pengendalian Penyakit ikan lele dumbo.

Berdasarkan jenis penyebab, penyakit ikan dapat dibedakan menjadi beberapa kelompok, yaitu :

  1. Penyakit karena bakteri dan virus.
  2. Penyakit karena protozoa.
  3. Penyakit karena cacing dan
  4. Penyakit karena udang-udangan.

Adanya perbedaan ini, maka cara pengendalian setiap jenis penyakit juga akan berbeda.

Penyakit Karena Bakteri dan Virus.

cara-pemberian-pakan-pencegahan-dan-pengendalian-penyakit-ikan-lele-dumbo

 

Perkataan bakteri berasal dari kata bahasa Yunani bacterion yang berarti batang kecil. Bakteri adalah sebagian dari organisme bersel satu yang tubuhnya bersifat prokariotik, artinya tubuhnya terdiri atas sel yang tidak mempunyai selaput pembungkus bahan inti sel ( nucleus ). Walaupun tubuh bakteri hanya terdiri dari satu sel, namun dia telah memiliki beberapa organ sel yang dapat untuk melaksanakan beberapa fungsi hidup tertentu. Ukuran tubuh bakteri sangat kecil. Umumnya bentuk tubuh bakteri baru dapat dilihat bila menggunakan mikroskop dengan pembesaran 1.000 kali atau lebih. Bakteri terdapat dimana-mana, baik di dalam air, tanah maupun udara. Bakteriologi yaitu ilmu yang mempelajari tentang bakteri.

Virus merupakan organisme yang sangat kecil dan jauh lebih kecil dari bakteri. Organisme ini dapat menembus saringan bakteri dan hanya dapat disaring dengan saringan proselin. Istilah virus berasal dari bahasa Latin yang berarti racun. Virologi yaitu ilmu yang mempelajari tentang virus. Bentuk virus sangat bervariasi. Ada yang bulat, oval, memanjang, silindris dan ada pula yang seperti huruf T. Ukuran tubuh virus sangat kecil. Satuannya ialah nanometer ( 1/1.000 mikron atau seperjuta mm ). Karena sangat kecilnya maka virus hanya dapat diamati dengan mikroskop elektron. Ukuran virus antara 25-250 nm. Virus terdapat dimana-mana, baik di dalam air, tanah maupun udara.

Lingkungan parairan kolam dimana ikan lele dumbo dipelihara merupakan tempat yang baik bagi pertumbuhan dan perkembangan bakteri dan virus. Apabila kesehatan ikan dan daya tubuh ikan tinggi, bakteri dan virus tersebut tidak akan merugikan, tetapi bila daya tahan tubuh menurun, maka akan mudah diserang, sehingga menyebabkan terjadinya wabah penyakit yang sangat merugikan. Jenis bakteri dan virus yang sering menyerang ikan lele dumbo di antaranya adalah Aeromonas sp, Pseudomonas sp, dan Achomobacter sp.

Tanda-tanda.

  1. Permukaan tubuh ikan, terutama pada bagian dada, perut dan pangkal sirip terdapat bercorak-corak warna merah karena pendarahan.
  2. Badan ikan bengkak, apabila dibedah maka terlihat terjadinya kerusakan pada organ dalam, seperti hati, limpa dan saluran pencernaan.
  3. Beberapa bagian pada permukaan tubuh terdapat bisul-bisul yang menyebabkan ruksaknya kulit, bahkan bernanah dan melepuh.
  4. Selaput lendir berkurang, sehingga kulit menjadi kasar dan mudah dipegang.
  5. Nafsu makan berkurang.

Pencegahan.

  1. Pengolahan air secara baik dan teratur.
  2. Pengeringan dan pengapuran kolam secara teratur.
  3. Peningkatan gizi makanan.
  4. Mengatur padat penebaran yang sesuai.
  5. Melakukan vaksinasi pada saat lele dumbo masih benih.

Pengobatan.

a. Pengobatan dengan menggunakan antibiotik.

Obat antibiotik ( tetrasiklin dan kemistin ) dapat dibeli di apotek, biasanya bertbentuk kapsul. Untuk mengobati ikan lele dumbo yang sakit. Isi kapsul dilarutkan ke dalam air bersih dengan dosis 500 gram per 1.000 liter air. Ikan yang sakit direndam selama 2 jam di dalam larutan tersebut kemudian dipindahkan ke dalam air bersih dan di beri makanan secukupnya. Setiap hari diulangi satu kali selama 5 hari berturut-turut. Bila ikan yang diserang sudah besar ( induk ), maka dapat disuntik dengan menggunakan oksitetrasilin HCI dengan dosis 1 cc per 1 kg berat ikan.

b. Pengobatan dengan PK ( permanganat kalium )

Bagi ikan lele dumbo yang infeksinya belum tentu terlalu parah dapat diobati dengan cara merendam ikan yang sakit di dalam larutan PK 20 gram per 1.000 liter air bersih selama 30-60 menit. Dilakukan setiap hari sekali selama 3-5 hari berturut-turut. Anda juga bisa menggunakan dengan pengobatan menggunakan obat merah ( merkurokrom ) dan Larutan 1 bagian obat merah ke dalam 9 bagian air. Ikan yang sakit diolesi dengan larutan ini tepat pada bagian yang luka, kemudian dimasukkan ke dalam air yang mengalir untuk menghindari keracunan akibat penggunaan obat ini.

Penyakit karena Protozoa.

Kata protozoa berasal dari kata Yunani ( Protos = pertama dan zoa = hewan ), yang berarti hewan-hewan yang sangat rendah dan bersel satu ( unisel ). Protozoa bersifat mikroskopis ( ukuran tubuhnya antara 3-1.000 miron ). Habitat atau tempat hidupnya adalah ditempat yang berair ( di tempat basah ), dan ada pula yang hidup parasit pada organisme lain. Selain kegiatan faal berlangsung di dalam tubuhnya yang terdiri atas satu sel itu, yang dilengkapi organel seperti nucledus, vakuola, mitokondria, dan oraganel-oraganel lainnya. Umumnya protozoa tidak memiliki dinding sel yang kuat, tetapi beberapa spesies dariprotozoa ada yang mempunyai cangkok dari zat kersik.

Karena tidak mempunyai klorofil, maka cara hidupnya adalah heterotrof yaitu dari zat-zat organik atau zat yang sudah jadi, baik secara saprofit maupun secara parasit. Di dalam ekosistem laut, protozoa merupakan zooplankton. Protozoa yang merugikan bersifat holozoik, makanannya diperoleh dari sisa organisme lain maupun dari organisme lain. Protoa yang mengambil zat makanan dari organisme lain bersifat parasit dan pathogen, karena itu sangat merugikan. Umumnya yang sering menyerang ikan lele dumbo adalah sebagai berikut.

Ichthyopthyrus multifiliis ( white spote atau bintik putih ), merusak sel-sel lender dan dapat menyebabkan pendarahan, sering menyerang pada bagian kulit ikan lele dumbo.

Tanda-tandanya.

Pada permukaan tubuh ikan lele dumbo terdapat bintik-bintik berwarna putih yang terbungkus oleh lender.

Pencegahannya.

Mengusahakan agar air kolam dapat berganti secara teratur dan terus menerus, sehingga timbul suasana segar dan daya tahan tubuh ikan tinggi.

Pengobatannya.

Pengobatan dengan menggunakan metil biru. Rendamlah ikan-ikan yang sakit ke dalam larutan metal biru dengan dosis 5 gram per 1.000 liter air bersih, selama 2-4 jam, dan diulang setiap hari selama 3-5 hari berturut-turut. Anda juga bisa mengobati dengan cara lain seperti menggunakan garam dapur ( NaCI ). Rendamlah ikan-ikan yang sakit ke dalam larutan metal biru dengan dosis 10 gram per liter air bersih selama 5-10 menit. Mengingat garam dapur sangat keras dan berbahaya bagi ikan tawar, maka cara menggunakannya harus hati-hati.

Penyakit Trichodina Doumergii Walengreen.

Penyakit Trichodina Doumergii Walengreen ini mempunyai bentuk bulat-bulat juga mempunyai gigi pengait dan bulu-bulu halus. Biasanya penyakit ini menyerang pada bagian insang ( operkulum ), sirip dan permukaan tubuh.

Tanda-tandanya.

  1. Pada bagian tubuh ikan lele dumbo terlihat adanya bercak berwarna putih keabu-abuan.
  2. Terdapat pembenngkakan pada pangkal kumis atau kepala.
  3. Apabila yang diserang pada bagian insang, maka ikan lele dumbo terlihat terengah-engah dan sulit bernapas.

Pencegahannya.

  1. Mengusahakan agar air dapat berganti, meskipun sangat kecil.
  2. Pemberian pakan yang bergizi tinggi, untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Pengobatannya.

  1. Pengobatan dengan menggunakan formalin. Rendamlah ikan lele dumbo yang sakit ke dalam larutan formalin 25 ppm ( 2,5 cc per liter air bersih selama 5-10 menit ). Apabila ikan lele tersebut terlihat kepayahan, maka harus segera diangkat dan dipindahkan ke dalam air bersih.
  2. Pengobatan dengan menggunakan larutan garam dapur ( NaCI ) dan metal biru dapat dilakukan dengan cara yang telah diuraikan di muka.

Penyakit Myxobolus Sp.

Penyakit Myxobolus Sp ini biasanya menyerang pada bagian insang dan menyebabkan ikan lele dumbo bintik-bintik putih seperti tumor.

Tanda-tandanya.

  1. Pada lembaran insang terlihat adanya bintik-bintik berwarna putih kemerahan.
  2. Ikan lele dumbo sulit bernapas dan terengah-engah.

Pencegahannya.

Pengeringan dan pengapuran kolam secara teratur. Penggantian air kolam secara teratur.

Pengobatannya.

Sampai saat ini belum ditemukan bahan kimia yang cukup efektif untuk mengendalikan penyakit ini. Namun demikian, pengapuran dengan dosis 100 gram per m2 sudah dapat menurunkan gejala serangan penyakit ini.

Penyakit Karena Cacing.

Pengertian sehari-hari cacing adalah hewan kecil memanjang yang lunak, tidak mempunyai rangka dan tidak mempunyai kaki. Tubuhnya dapat dibedakan atas ujung depan ( anterior ), belakang ( posterior ), permukaan punggung ( dorsal ), permukaan perut ( ventral ). Tubuh cacing bersifat simentris bilateral, artinya pada tubuh terdapat satu bidang simetris yang terletak sentral, longitudinal, membagi tubuh hewan menjadi bagian kiri dan bagian kanan yang sama. Alat pernapasan dan alat peredaran belum sempurna. Cacing menyerang ikan lele dumbo baik pada bagian organ dalam maupun organ luar. Jenis cacing yang sering menyerang ikan lele dumbo antara lain : Dactylogyrus sp dan Gyrodactylus sp.

Tanda-tandanya.

  1. Pada tubuh ikan terlihat berwarna putih atau kecokelatan seperti benang halus atau kapas.
  2. Bila menyerang pada bagian insang akan menyebabkan pernapasan ikan terganggu.

Pencegahannya.

  1. Menjaga keberhasilan kolam dan kejernihan air.
  2. Menghindari perlakuan yang menyebabkan terjadinya luka.
  3. Telur yang tidak menetas pada kolam penetasan harus segera dibuang.

Pengobatannya.

  1. Ikan lele dumbo yang terserang direndam di dalam larutan malasit hijau dengan dosis 2 gram pwer 1.000 liter air selama 30-60 menit dan diulangi sampai 2-3 kali dengan selang waktu 3 hari.
  2. Apabila yang diserang telur ikan lele dumbo maka telur tersebut dapat dicelup di dalam larutan malasit hijau 60 gram per 1.000 liter air selama 15 detik atau dapat juga dicelup di dalam larutan formalin 1-2 cc liter air selama 15 detik.

Penyakit Karena Krustase ( Udang-udangan ).

Krustase merupakan salah satu kelas dari filum Artopoda ( hewan berkaki beruas-ruas ). Di antara hewan-hewan yang ada di bumi ini, Artropoda merupakan kelompok hewan yang paling besar jumlah spesies dan penyebarannya. Kata crustacea berasal dari bahasa latin crusta, yang berarti kulit keras. Hal ini sesuai dengan kenyataan bahwa seluruh hewan kelas kruistase berkulit keras. Kulit itu tersusun atas zat kitin yang mengandung zat CaCO. Kilit ini merupakan rangka luar atau eksoskeleton. Pada saat tertentu kulit yang keras itu merekah dan akhirnya lepas disebut molting. Pada saat tubuh masih lunak dan kulit baru mengeras, tumbuhlah tubuh krustase tersebut.

Hampir seluruh krustase hidup di air, ada yang di air tawar, di laut, di danau, bahkan di laut yang dalam pun udang bisa hidup. Krustase dapat berenang, tetapi umumnya lebih suka di pasar perairan dan bergerak dengan merangkak. Hewan ini termasuk pemakan segala ( omnivor ). Bisa hewan kecil dan bisa pula tumbuhan. Sistem peredarannya terbuka. Sedangkan pernapasannya dengan insang atau dengan cara difusi melalui seluruh permukaan tubuhnya. Di samping sebagai pakan alami, beberapa jenis udang-udang tingkah redah ( entomostraka )malah menjadi parasit yang dapat mengganggu pertumbuhan ikan lele dumbo. Kelompok entomostraka meliputi udang-udang kecil. Bahkan sebagian di antaranya adalah sebagai zooplankton yang sangat berguna sebagai pakanikan atau udang yang lebih besar. Entomostraka dibedakan lagi menjadi beberapa subkelas, yaitu :

Branchiopoda

Udang kelompok ini mempunyai ukuran tubuh hanya beberapa milimeter. Hidupnya di air tawar. Telur dapat menetas tanpa dibuahi ( parthenogenesis ) menjad larva yang disebut nauplius. Tubuhnya pucat, transparan, bergerak bebas dengan menggunakan antena. Contoh spesiesnya adalah Daphnia Pulex, Notostraca, Branchinecta, Chydorus Gibbus, Polyphemus Pediculus dan Laptodora.

Copepoda.

Sebagian besar anggotanya hidup di laut, tetapi ada pula yang hidup di air tawar. Cara hidupnya ada yang parasit dan ada pula yang hidup bebas. Yang hidup sebagai endoparasit tidak mempunyai mulut. Tubuhnya dapat dibedakeun atas bagian kepala, dada, dan perut. Contoh spesiesnya adalah Cyclops, hewan ini terlurnya disimpan di kantung kanan dan di kiri badan belakang. Panella exocoeti, hidup sebagai parasit dengan menempel pada insang ikan di air tawar dan di air laut. Ergasilus Versicolor dan Salmincola Salmonea.

Ostracoda.

Ukuran tubuhnya kurang dari 1 mm, bergerak dengan menggunakan antena dan beberapa spesies ada yang sebagai plankton. Habitatnya ada di air tawar dan air laut. Telah ditemukan kira-kira 7.000 spesies. Contohnya Agrenocythere Spinosa dan Candona Suburbana.

Branchiura.

Tubuhnya memiliki karapaks yang lebar, berbentuk seperti cakram yang menutupi kepada dan dada. Habitatnya di air tawar maupun di air laut. Umumnya hidup sebagai parasit. Contoh spesiesnya adalah Argulus sp hidup parasit pada tubuh ikan air tawar dan ikan air laut. Argulus Indicus, pada ikan, mengisap makanan dari insang dan Derochheilocaris typical hidup di pantai dan bergerak-gerak di antara butiran pasir.

Cirripedia.

Dahulu dimasukkan pada golongan moluska, sebab bentuk tubunya seperti kerang. Hidup bebas dilaut, melekap pada tumbuhnya, ada pula yang menumpang pada ikan, kura-kura dan hewan lain. Ada yang hidup parasit, dikenal sebagai bernakel ( teriti ). Contohnya Sakkulina, yang hidup parasit pada ketam dan lepas atau bernakel ( teritip ). Jenis-jenis udang-udangan tingkat rendah yang parasit pada ikan lele dumbo antara lain :

Argulus Indicus.

Argulus Indicus biasanya penyakit ini menempel pada sirip ikan lele dumbo. Ikan yang terinfeksi akan diserap cairan tubuhnya. Dapat menyebabkan terjadinya infeki oleh jenis yang lain.

Tanda-tandanya.

  1. Tubuh ikan lele dumbo kurus dan nafsu makan berkurang.
  2. Terjadinya pendarahan pada bagian kulit yang diserang.

Pencegahannya.

  1. Pengeringan dan pengapuran kolam secara teratur.
  2. Penyemprotan kolam dengan menggunakan insektisida sebelumpenebaran dilakukan.

Pengobatannya.

  1. Ikan lele dumbo direndam di dalam larutan kalium permanganat. Caranya seperti telah dijelaskan di muka.
  2. Ikan lele dumbo yang sakit direndam di dalam larutan neguvon 1 gram per liter air selama 10-30 menit. Diulangi sampai 3 kali dalam selang waktu 2-3 hari.
  3. Dapat direndam di dalam beberapa jenis insektisida, misalnya sumithion, diazinon dan lain-lain, dengan dosis kira-kira 25 ppm ( 2,5 cc per liter air ), selama 15 detik, kemudian dipindahkan ke dalam air bersih yang mengalir. Diulangi sampai 4 kali dengan selang waktu 3 hari.
  4. Pengobatan secara mekanis dilakukan dengan cara mencabut parasit dengan menggunakan pinset, kemudian bekas luka yang ditimbulkan diolesi dengan obat merah merkurokrom 10 persen ( 1 bagian obat merah dalam 9 bagian air bersih ). Selanjutnya dilepas lagi dalam bak yang berisi air bersih da mengalir.

Ergasillus Sp.

Biasanya penyakit ini menempel pada bagian insang dan mengisap darah serta merusak sel-sel epitel, sehingga dapat menyebabkan anemia ( kurang darah ) pada ikan lele dumbo.

Tanda-tandanya.

  1. Ikan kurus dan kulit kelihatan pucat.
  2. Timbul pendarahan pada insang dan ikan lele dumbo sulit bernapas.

Pencegahannya.

  1. Pengeringan dan pengapuran kolam dilakukan secara teratur.
  2. Usahakan agar air kolam selalu dapat berganti.

Pengobatannya.

  1. Ikan lele dumbo terserah direndam di dalam larutan garam dapur ( NaCI ) 10 grm per liter air selama kira-kira 5 menit.
  2. Kolam disemprot dengan menggunakan bahan kimia, misalnya kupri sulfat, kalsium klorida dan lain-lain.

Demikianlah untuk informasi Cara Pemberian Pakan, Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Ikan Lele Dumbo yang dapat saya sajikan kepada anda semua dan tunggu informasi terbaru selanjutnya. Saya ucapkan banyak terima kasih kepada anda semua yang sudah berkunjung ke website saya ini junpancing.com untuk mengetahui Cara Pemberian Pakan, Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Ikan Lele Dumbo. Semoga artikel yang sudah Om Jun buat ini dapat bermanfaat untuk anda semua. (Amin)

Kata Kunci Pencarian:

unicode line bikin lag, download video ikan hias laut, perbedaan ikan tapah dan lais, cara mendapatkan ikan boss di game fishing hook, ikan maming, pengepul lele di blitar, cara memperbaiki tali tas yang putus, cara memancing lintah untuk keluar dari sarangnya, cara mancing ikab lumajang, cara memancing ikan baung di siang hari