Cara Untuk Persiapan Budidaya Ikan Lele Dumbo

Friday, September 9th, 2016 - Info Lainnya
Tunggu, sedang memuat Cara Untuk Persiapan Budidaya Ikan Lele Dumbo...

Cara Untuk Persiapan Budidaya Ikan Lele Dumbo telah diperbaharui pada bulan Desember 2016

Tips Cara Untuk Persiapan Budidaya Ikan Lele Dumbo – Pada kesempatan kali ini Om Jun akan membahas tentang Cara Untuk Persiapan Budidaya Ikan Lele Dumbo untuk anda semua. Sebelumnya Om Jun juga telah mengulas beberapa Harga Alat Pancing seperti Harga Joran, Harga Reel, Harga Kail Pancing, Harga Senar Pancing, Harga Essen, Harga Umpan Pancing, Harga Tas Pancing dan bagi anda yang ingin mengetahui cara membuat umpan ikan paling jitu bisa anda ketahui juga mempelajarinya di website saya ini.

A. Pemilihan Lokasi

Pemilihan lokasi dimaksudkan untuk mendapatkan tempat yang cocok untuk usaha budidaya, sehingga nantinya dapat mempermudah dalam pengelolaan kolam selama pemeliharaan ikan berlangsung. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam memilih lokasi untuk budidaya ikan lele dumbo antara lain sebagai berikut.

  1. Lokasi tersebut harus bebas banjir.
  2. Keadaan tanahnya harus datar atau agak miring sedikit, sebab biasanya tempat yang demikian pengeringan kolam mudah dilakukan.
  3. Struktur tanah lumpur berpasir atau pasir berlumpur sangat diharapkan, sebab tanah yang demikian sangat baik untuk pertumbuhan jasad renik ( plankton ) yang menjadi pakan alami.
  4. Tanah yang banyak mengandung bahan organik yang sedang membusuk sebaiknya dihindari, karena bersifat asam dan kurang subur, sehingga akan mengganggu pertumbuhan atau bahkan dapat timbul gas beracun yang dapat menyebabkan kematian ikan.

B. Sumber Air

Air sebagai media untuk budidaya ikan lele dumbo dapat berasal dari sungai, sumur atau PAM ( perusahaan air minum ), yang penting air tersebut bebas dari bahan pencemaran atau bahan beracun. Syarat-syarat air yang digunakan untuk budidaya ikan lele dumbo antara lain sebagai berikut.

  1. Derajat keasaman ( pH ) antara 6,5-8.
  2. Suhu antara 20-30 C.
  3. Kandungan oksigen tidak kurang dari 3 ppm.
  4. Kandungan karbondioksida tidak lebih dari 12 ppm.
  5. Kandungan amoniak tidak lebih dari 0,05 ppm.

Air yang berasal dari sumur biasanya kandungan karbondioksidanya tinggi, untuk itu perlu diuapkan terlebih dahulu di dalam bak penampung.

C. Konstruksi Kolam Yang Digunakan

Karena dalam pemeliharaan ikan lele dumbo secara intensif dilakukan dengan melalui beberapa tahap pemeliharaan, maka akan diperlukan kolam atau bak sesuai dengan kebutuhan setiap tahan pemeliharaan.

Kolam Pemijahan

kolam-pemijahan

Kolam pemijahan dibuat segi empat dengan ukuran panjang 3 meter, lebar 2 meter dan tinggi 50cm. Dinding dan dasar kolam dibuat dari bahan tembok yang permukaannya licin, agar bila terjadi gesekan dengan tubuh ikan tidak menyebabkan luka atau lecet. Pada bagian atas dari dinding kolam dibuat menonjol kedalam untuk mencegah agar induk ikan lele dumbo tidak meloncat ke luar. Dasar kolam dibuat miring ke arah saluran pengeluaran air agar mudahdilakukan pengeringan kolam. Saluran-saluran pemasukan dibuat dari bambu atau pipa paralon dengan diameter ( garis tengah ) 5 cm, terletak 5 cm di bawah bibir kolam. Sedangkan saluran pengeluaran dibuat juda dari pipa paralon dengan ukuran sama dengan pipa saluran pemasukan. Pipa ini diletakkan pada dasar kolam dengan menggunakan system sipon yang berupa pipa goyang atau putar berbentuk huruf L yang dapat diatur tinggi rendahnya, bila diputar ke kiri atau ke kanan. Perlu diketahui bahwa pemijahan ini hanya digunakan untuk memijahkan ikan lele dumbo secara alami.

Kolam Penetesan Telur

kolam-penetesan-telur

Kolam penetasan dibuat dengan ukuran yang lebih kecil dari pada kolam pemijahan yaitu panjang 1,5 meter, lebar 1 meter dan tinggi 0,5 meter. Kolam ini digunakan untuk memeran telur yang sudah dibuahi agar menetes dan pemeliharaan burayak ( anak ikan lele dumbo yang beru menetas ) sampai berumur 10 hari. Di samping itu dapat juga digunakan untuk memijahkan ikan lele dumbo dengan cara di suntik ( hipofisasi ). Dasar kolam dibuat cekung dan di tengah-tengahnya diberi pipa paralon dengan garis tengah 2,5 cm ke bawah sebagai saluran pembuangan, sedang penutupnya juga digunakan pipa paralon dengan ukuran yang sama, setinggi 30 cm ( sesuai dengan tinggi air kolam yang dikehendaki ). Saluran pemasukan juga dibuat dari pipa paralon, terletak 5 cm di bawah bibir kolam.

Kolam Pemeliharaan Benih

kolam-pemeliharaan-benih

Satu unit kolam pemeliharaan benih dapat berupa 2 bak atau lebih yang saling berdampingan satu dengan yang lain. Bak-bak dibuat dari tembok, berbentuk persegi atau silinder. Dinding tegak lurus dan permukaan licin. Apabila bentuk kolam persegi sebaiknya setiap sudutnya dibuat tumpul, agar mempermudah dalam pembersihan kolam. Ukuran setiap bak sebaiknya antara 1-2 m dengan ketinggian 50 cm. Dasar bak dibuat agak cekung pada bagian tengahnya diberi saluran pengeluaran air yang berupa pipa paralon yang bergaris tengah 2,5 cm, ditancapkan ke bawah dan penutupnya juga dari pipa paralon dengan ukuran yang sama dimana pada bagian ujungnya diberi saringan halus.

Saluran pemasukan air dibuat dari pipa paralon yang disumbat pada bagian ujungnya, kemudian pada salah satu sisinya dilubangi menggunakan paku, sehingga air yang masuk ke dalam kolam berupa beberapa pancuran yang searah. Air yang mancur dengan arah yang demikian akan menyebabkan  gerakan air di dala kolam memutar, sehingga kotoran yang ada akan mengumpul di tengah-tengah bak tepat di pintu pengeluaran air. Dengan mencabut pipa penutup saluran pengeluaran, maka akan keluarlah semua kotoran-kotoran tersebut di samping itu adanya air mancur tersebut juga akan menambah kandungan oksigen terlarut di dalam air kolam.

Kolam Pendederan

kolam-pendederan

Kalau kolam pemijahan, kolan pendederan dan kolam pemijahan benih dibuat di tempat yang agak terlindung dari sengatan langsung sinar matahari, maka kolam pendederan ini dibuat di tempat yang agak terbuka. Ukuran kolam untuk pendederan dapat dibuat bermacam-macam tergantung tersedianya lahan yang ada. Tetapi agar mudah dalam pengawasannya, sebaiknya dibuat dengan bentuk persegi yang dinding maupun dasar kolamnya ditembok. Untuk menambah kesuburan, dasar kolam diberi lapisan tanah dengan ketebalan 10-15 cm. Saluran pemasukan dibuat dari bambu atau pipa paralon, dipasang sedemikian rupa sehingga air yang masuk dapat mengucur. Air yang mengucur dapat menambah kandungan oksigen di dalam air kolam. Saluran pengeluaran dibuat dengan sistem monik atau sistem sipon, agar air yang keluar hanya air yang benar-benar sudah kotor.

Kolam Pembesaran

kolam-pembesaran

Untuk usaha pembesaran ikan lele dumbo, sebaiknya digunakan satu unit atau lebih kolam pembesaran. Hal ini akan dapat digunakan untuk mengatur ukuran dan umur ikan yang akan dibesarkan pada waktu tertentu, di mana pada akhirnya dapat di panen secara berkala dan diperoleh hasil secara berkesinambungan. Luas setiap kolam bervariasi, tergantung lahan yang tersedia. Biasanya 1-1,5 meter. Dinding kolam atau pematang dapat dibuat dari tanah atau tembok. Di daerah yang tanahnya berpasir atau sumber airnya sangat terbatas, maka untuk menghemat air sebaiknya kolam dibuat dari tembok baik dinding maupun dasarnya. Sedangkan untuk menambah kesuburan kolam, dasar kolam tersebut diberi lapisan tanah dengan ketebalan 10-15 cm. Dasar kolam dibuat agar miring ke arah saluran pengeluaran air.

Saluran pemasukan dan saluran pengeluaran diletakkan di sudut kolam dan dipasang secara diagonal ( tidak bersebelahan ). Saluran pengeluaran air dibuat dengan sistem monik ataupun sistem sipon, sehingga air yang keluar hanyalah air yang benar-benar sudah kotor. Sedangkan saluran pemasukan air dibuat dari pipa paralon atau potongan bambu, dipasang sedemikian rupa sehingga air yang masuk agak terjun untuk menambah kandungan oksigen di dalam air kolam. Pada dasarnya kolam dibuat kamalir semacam parit kecil yang membelah kolam secara diagonal dari saluran pemasukan ke saluran pengeluaran air, yang akan berfungsi sebagai tempat mengumpulkan ikan pada saat pemanenan.

Kolam Penampungan Induk Ikan Lele Dumbo

kolam-penampungan-induk-ikan-lele-dumbo

Pada prinsipnya bentuk dan konstruksi kolam penampung induk ini sama dengan kolam pembesaran, tetapi karena jumlah induk yang dipelihara relatif sedikit, maka biasanya dibuat dengan ukuran yang lebih kecil. Kadang-kadang banyak petani yang merasa tidak perlu memerlukan kolam penampungan induk ini secara khusus, tetapi ckup menggunakan salah satu kolam pembesaran saja. Dalam satu hal seperti ini pengelolaannya perlu dilakukan lebih cermat.

D. Persiapan Kolam

Sebelum digunakan, kolam perlu diolah terlebih dahulu. Penglolaan kolam secara cermat dan seksama dapat menciptakan kondisi lingkungan kolam yang baik untuk kehidupan ikan lele dumbo, sehingga akan memepercepat pertumbuhan dan dapat mencegah kematian. Kolam pemijahan, kolam penetesan dan kolam pemeliharaan benih yang terbuat dari bahan tembok. sebelumnya harus dikontrol barangkali terjadi keretakan dan kebocoran, kemudian di bersihkan. Untuk mencegah timbulnya serangan penyakit, kolam dicucihamakan dengan menggunakan larutan formalin 25 ppm ( 2,5 ml per liter air ) dan dibilas dengan menggunakan air bersih, selanjutnya dikeringkan dengan cara dijemur sampai bau formalin hilang sama sekali.

Kolam dari bahan tembok yang masih baru, biasanya bersifat asam dan berbau semen. Untuk menetralkannya terlebih dahulu harus direndam dengan air bersih selama dua minggu atau direndam dengan air yang diberi sabut kelapa selama 2-3hari. Baru setelah itu dibersihkan dan dikeringkan lagi. Kolam pendederan, kolam penampungan induk dan kolam pembesaran yang dasarnya tersebut dari tanah, diolah sedemikian rupa untuk menambah kesuburan dan mencegah terjadinya serangan penyakit. Pada kolam yang diolah dengan baik dan benar kesuburannya akan bertambah dan akan tumbuh pakan alami yang sangat bermanfaat bagi pertumbuhan ikan dan dapat menghemat biaya produksi. Pada prinsipnya pengolahan kolam dilakukan melalui proses pengeringan dan pemupukan.

Pengeringan

Kolam dikeringkan dan tanah dasarnya dibiarkan terjemur di bawah sinar matahari sampai retak-retak. Pengeringan ini berguna untuk menguapkan gas-gas beracun seperti asa sulfide gas metana dan lain-lain. Di samping itu pada proses penjemuran ini dapat mempercepat terurainya bahan-bahan organik. Apabila tanah dasar kolam dirasa terlalu asam ( pH nya rendah ) maka perlu dinaikan sampai netral atau agak basah dengan dilakukan pengapuran kolam. Kapur yang digunakan adalah kapur pertanian ( kapur tohor ) dengan dosis 100 gram, disebar secara merata ke suruh permukaan tanah kemudian diaduk-aduk.

Pemupukan

Pemupukan kolam berguna untuk meningkatkan kesuburan kolam, sehingga dapat memacu pertumbuhan pakan alami. Hal ini dapat menghemat dalam pemberian pakan buatan. Pupuk yang digunakan dapat berupa pupuk organik ( pupuk kandang ), maupun pupuk anorganik ( pupuk buatan ). Pupuk kandang berupa kotoran ayam sangat halus, karena sangat cocok dalam memacu pertumbuhan kutu air yang merupakan pakan alami yang paling disukai oleh ikan lele dumbo. Pemberian pupuk kandang sebaiknya dengan dosis 500 gram per m2 atau urea 20 gram per m2 dan TSP 10 gram per m2 disebarkan merata keseluruhan permukaan dasar kolam, kemudian diaduk-aduk agar dapat bercampur dengan tanah.

Setelah itu kolam diisi air dengan kedalaman 5-10 cm dan disemprot dengan insektisida, misalnya sumithion dan diazinon dengan dosis 1-4 ppm. Penyemprotan ini dimaksudkan untuk mencegah timbulnya hama dan penyakit. Setelah disemprot kolam dibiarkan selama 2-3 hari agar pupuk dapat terurai dan bibit penyakit yang ada sudah mati. Setelah itu air dimasukkan lagi sampai mencapai kedalaman 60-70 cm dan dibiarkan lagi selama 7-10 hari agar tumbuh pakan alami. Baru setelah pakan alami tumbuh dengan pesatnya ( ditandai dengan warna air kolam menjadi hijau kecokelatan ) benih ikan lele dumbo dapat dimasukkan secara hati-hati.

Itulah informasi Cara Untuk Persiapan Budidaya Ikan Lele Dumbo yang dapat saya sajikan kepada anda semua dan tunggu untuk informasi selanjutnya untuk tehnik cara membudidayakan ikan. Saya ucapkan banyak terima kasih kepada anda semua yang masih setia berkunjung pada website junpancing.com untuk mengetahui Harga Alat Pancing dan informasi lainnya. Semoga artikel yang sudah saya buat ini dapat bermanfaat untuk anda semua. Amin